Tampilkan posting dengan label Kanwil Kemenag Kalbar. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label Kanwil Kemenag Kalbar. Tampilkan semua posting

Kamis, 25 Juli 2013

Pengukuhan KUA Teladan Dan Keluarga Sakinah

Posted On 16.13 by KUA Rasau Jaya 0 komentar

Pemilihan Keluarga Sakinah dan KUA teladan telah dilaksanakan melalui beberapa tahapan dan proses yang telah ditetapkan sesuai dengan katagori dan kriteria yang telah ditentukan baik ditingkat Kabupaten maupun diingkat Provinsi. Setelah melalui beberapa proses penilain yang sangat selektif dan persaingan yang begitu ketat, maka Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimanatan Barat melalui Bidang Urusan Agama Islam dan Bimbingan Syariah telah memilih 3 pasang Keluarga Sakinah dan 3 KUA Teladan yang masuk nominasi kefinal yang selanjutnya melalui proses opsefasi dan wawancara langsung maka ditetapkan para pemenang melalui Surat Keputusan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2013. Pengukuhan Keluarga Sakinah dan KUA Teladan dilaksanakan ada hari rabu, tanggal 24 Juli 2013 di Grand Kartika Hotel Pontianak, Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kakanwil dan Pejabat dilingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimanta Barat, Ketua Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Barat, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kota dan Para peserta yang masuk dalam nominasi sekaligus sebagai juara. Dalam laporan panitia penyelenggara yang disampaikan oleh Kepala Bidang URAIS dan Bimbingan Syariah Kanwil Kemenag Kalbar, Drs. H. M. Ynus, HS. Bahwa proses penilaian pemilihan Keluarga Sakinah dan KUA Teladan dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan kriteria sesuai dengan aturan dari Kementerian pusat, yakni melalui wawancara langsung kepada peserta dan opserfasi kelokasi serta mewawancarai tetangga dan masyarakat yang berada disekitarnya. M. Yunus menjelaskan bahwa tujuan Pemilihan KUA Teladan ini adalah untuk memberikan motifasi sekaligus mengevaluasi kinerja Kepala Kantor Urusan Agama di Kabupaten Kota sekalimantan Barat. Sedangkan Pemilihan Keluarga Sakinah bertujuan untuk memberikan motifasi kepada masyarakat tentang pentingnya mewujudkan Keluarga yang Sakinah Mawaddah Warahmah. Kepada para pemenang terbaik pertama dari Keluarga Sakinah maupun KUA Teladan akan diutus untuk mewakili Provinsi Kalimanta Barat sebagai peserta lomba Keluarga Sakinah dan KUA Teladan ditingkat nasional. Pengukuhan Keluarga Sakinah dan KUA Teladan Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di dikukuhkan oleh Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, H.M Husain D Mahmud, Dalam arahannya Husain menjelaskan bahwa kegiatan pemilihan Keluarga Sakinah dan KUA Teladan merupakan salah satu program unggulan Kementerian Agama secara nasional, oleh karena itu proses pemilihannyapun dilakukan secara selektif dan memerlukan ketelitian, kesungguhan penilain yang profesional, sehingga betul-betul menghasilkan para juara yang bisa menjadi suri tauladan baik dilingkungan keluarga maupun di masyarakat. Sebelum menutup arahannya Husain secara pribadi akan memberikan hadiah Umrah secara pribadi kepada pemenang Keluarga Sakinah maupun KUA teladan apabila di even nasional memperoleh juara 1 dari masing-masing lomba. Dan acara pengukuhan diakhiri dengan berbuka puasa bersama di ruangan/restoran Panorama Grand Kartika Hotel Pontianak.


Kamis, 13 Juni 2013

Diskusi Program Kerja Urusan Agama Islam Tahun 2013

Posted On 14.25 by KUA Rasau Jaya 0 komentar


Pontianak,(12/06) --- Bidang Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syari’ah Kanwil Kementerian Agama Prop. Kalimantan Barat mengadakan kegiatan Diskusi Program Kerja Urusan Agama islam tahun 2013. Dialog sekaligus rakor Kepala KUA yang bertempat di Hotel Grand Kartika Pontianak tersebut dihadiri oleh seluruh Kasi Bimas Islam Kabupaten/Kota serta Kepala KUA se-propinsi Kalimantan Barat dan dilaksanakan pada tanggal 11 sampai 13 Juni 2013.

Pada hari kedua ini, setelah penyampaian materi  Kebijakan Bidang Urais dan Binsar Kanwil Kemenag Kalbar oleh Bapak kabid H. M. Yunus. HS, maka acara dilanjutkan dengan diskusi terbuka yang dipimpin secara langsung oleh para Kasi yang ada di Bidang Urais dan Binsar. Diskusi tersebut dikomandoi oleh H. Tambihul Abdi kasi Kepenghuluan sebagai moderator.

Dalam diskusi tersebut, para Kasi menyampaikan program masing-masing secara pararel dan bergantian sesuai dengan tupoksi masing-masing.

Diawali oleh H. Rahmatullah,S.Ip selaku Kasi Pembinaan Syari’ah, beliau menjelaskan tentang perubahan struktur di Bidang urais dan Binsyar, beliau sangat mengharapkan adanya pemahaman oleh para Kepala KUA se-kalbar. Pada kesempatan itu beliau juga menyampaikan program kerja pada seksi Pembinaan Syari’ah adalah antara lain tentang Pengukuran dan Penentuan Arah Kiblat Masjid / Musholla; Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Jabatan;Pembacaan Do’a dan Pelantikan; dan lain-lain.

Selanjutnya penjelasan Ibu Ipun selaku Kasi Produk halal. Beliau menjelaskan bahwa tidak semua produk makanan berlebel halal, baik produk  dalam negeri maupun luar negeri.  Beliau juga menyampaikan beberapa program dari seksi Produk Halal adalah antara lain Sosialisasi Produk Halal Bagi IKM dan Sosialisasi Pemotongan Hewan Secara Islami; jelas beliau.

Drs. Zulbahri kasi kemasjidan juga tidak ketinggalan pada kesempatan diskusi tersebut menjelaskan tentang masalah yg ada adalah masalah data masjid yang belum bisa dipertanggung jawabkan. Tiap tahun ada perubahan data, bahkan anehnya justru pada tahun berikutnya ada penurunan jumlah masjid. Hal ini harus kita perhatikan apa yang menjadi sebab ini semua, apakah hal ini disebabkan oleh pihak KUA atau kemenag kanbupaten atau siapa..? tanya Drs. Zulbahri.

Drs. Zulbahri juga menyampaikan program seksi Kemasjidan adalah antara lain renacan pelaksanaan Orientasi Penyelenggaraan Fardhu Kifayah; Orientasi Peningkatan Kualitas Imam dan Khatib serta Workshop Operasional Peralatan Hisab Rukyat.

Adapun H. Dididk Suranto, S.H. Kasi Pemberdayaan KUA dan Keluarga Sakinah menyampaikan programnya tentang Pemilihan KUA Teladan;Pemilihan Keluarga Sakinah Teladan;Musabaqah Qiraatul Kutub Bagi Penghulu;Koordinasi dan Konsultasi Bidang Urais;Pembinaan dan Konsultasi Kasi-kasi Urais; serta Diskusi Program Kerja Urais seperti yang dilaksanakan hari ini.

H. Tambihul Abdi selaku Kasi Kepenghuluan  juga menjelaskan prgram kepenghuluan yang sudah direncanakan beliau. Berkaitan dengan SIMKAH beliau mengatakan bahwa sudah ada intruksi Dirjen Bimas Islam tentang pelaksanaan SIMKAH. Sosialisasi SIMKAH akan senantiasa dilakukan, dan direncanakan kita akan lounching SIMKAH di kalbar ini pada tahun 2014. Dan perlu diketahui bahwa penilaian KUA Teladn nanti akan ada kaitanya dengan SIMKAH”, terang H. Tambihul Abdi.

Usai penyampaian program dan rencana kerja dari masing-masing seksi, acara dilanjutkan dengan dialog interaktif antara Kepala KUA dengan para Kasi yang ada. Kesempatan itu tidak disiasiakan oleh para Kepala KUA yang hadir untuk menyampaikan berbagai permasalahan yang ditemui di masing-masing KUA. Penyampaian permasalahan itu ahirnya ditanggapi oleh para Kasi sesuai dengan tupoksinya masing-masing sehingga dapat memberikan pencerahan bagi para Kepala KUA yang turut hadir dalam dialog tersebut dan tentunya kebaikan itu akan dibawa pulang sebagai oleh-oleh disaat mereka kembali bertugas di wilayah masing-masing. (Sans).


Rabu, 12 Juni 2013

Kebijakan Bidang Urais Dan Binsar kanwil Kemenag Kalbar

Posted On 12.02 by KUA Rasau Jaya 0 komentar

Pontianak, (12/06) --- Drs. H. M. Yunus HS Kepala Bidang Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syari’ah Kanwil Kemenag Prop. kalimantan Barat pada hari ini menyampaikan Kebijakan yang ada pada Bidang Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syari’ah pada kegiatan Diskusi Program Kerja Urusan Agama Islam tahun 2013.

Pada kesempatan tersebut, bapak kabid mengatakan bahwa pembangunan di bidang agama merupakan bagian integral pembangunan Nasional yang bertujuan untuk mewujudkan Indonesia yang damai, adil, demokratis dan sejahtera, dan pembangunan di bidang agama berupaya mewujudkan masyarakat yang berakhlak mulia, maju, mandiri dan sejahtera lahir batin dalam kehidupan penuh toleransi selaras berkesinambungan. Pembangunan di bidang agama menjadi prioritas dan sebagai bagian tidak terpisahkan dari pembangunan Nasional, kata H. Yunus

Perkembangan kehidupan beragama selama ini relatif menggembirakan pada pelaksanaan ritual keagamaan didukung dengan penyediaan sarana dan prasarana fasilitas keagamaan yang ada. Didalam kehidupan keagamaan tampak kian semarak yang terefleksikan dalam kegiatan keagamaan yang tumbuh subur di masjid, surau, dan rumah ibadah lainnya, lanjut beliau.

Maka dari itu bapak Kabid menjelaskan bahwa dengan semangat Maghrib Mengaji yang ada di surau, masjid, sekolah, dan masyarakat pada umumnya sangat didukung oleh Pemerintah.

Bapak Kabid juga menegaskan bahwa pembangunan dibidang agama masih dihadapkan gejala negatif di tengah masyrakat yang sangat memprihatinkan seperti perilaku asusila, penyalah gunaan narkoba dan perjudian karena makin lemahnya pengamalan etika dan nilai-nilai agama. Bidang Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kantor Wilayah Kementerian Agama sesuai dengan Keputusan Menteri Agama No. 13 Tahun 2012 tentang Struktur Organisasi Instansi Vertikal Kementerian Agama RI berusaha mengembangkan program-program yang bersentuhan dengan: Kepenghuluan, Pemberdayaan KUA Kecamatan, Produk Halal, Kemasjidan, Pembinaan Syariah dan Sistem Informasi Urais, terang H. Yunus

Adapun sasaran yang ingin dicapai Bidang Urusan Agama Islam adalah tertatanya kelembagaan dan manajemen pelayanan serta terpenuhinya sarana prasarana keagamaan guna memberi kemudahan bagi umat islam dalam menjalankan ibadah dan mempercepat reformasi birokrasi. Diahir penjelasannya, Drs. H. M. Yunus HS Kepala Bidang Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syari’ah kanwil kemenag Kalbar menjelaskan tentang Program Prioritas, Program Unggulan dan Program Tambahan yang ada di Bidang Urais dan Binsyar.


Rabu, 27 Maret 2013

Pelantian Eselon III dan IV Kanwil Kemenag Kalbar

Posted On 16.32 by KUA Rasau Jaya 0 komentar

Dalam rangka melaksanakan penyegaran dalam pelayanan birokrasi dilingkungan kanwil Kemenag Kalbar, maka Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat melantik pejabat Eselon III dan IV dilingkungan Kanwil Kemenag Kalbar pada hari selasa 26 Maret 2013. Acara tersebut dilaksanakan di Aula Kanwil kemenag Kalbar. Pejabat Eselon III yang dilantik adalah Kepala Bidang Penais dan Zawa, Drs. H. Ramli M Said, Kepala Kan Kemenag Kab. Kubu Raya, Dra. Hj. Isriyah, dan Kkepala Kan Kemenag Kab. Sintang, Drs. H. Abdul Aziz Al. Sedangkan pejabat Eselon IV yamng dilantik adalah Joko Winardi, S.Pd, Ivun Phuna Kalvida, SH, M.SI, Drs. H. Aminuddin, Hj. Kasnawati, H. Didik Suranto, SH, Syarif Mahmud, SH, Ahmad Zainal, S.Ag, M.Si dan Helmi, S.HI.
Dalam prosesi Pelantikan tersebut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, H.M Husain D Mahmud memberikan arahan kepada seluruh pejabat yang hadir pada acara pelantikan tersebut. Dalam sambutannya Husain mengatakan bahwa mutasi dan promosi adalah suatu hal yang sangat wajar dalam organisasi modern, oleh sebab itu harus dimaknai sebagai suatu penugasan dalam rangka memberikan penyegaran dan menempatkan SDM sesuai dengan kebutuhan organisasi, sedangkan jabatan adalah sebuah penghargaan, kepercayaan, dan amanah yang harus dilaksanakan sebaik mungkin dan membawa konsekuensi tanggung jawab yang harus dipikul baik terhadap organisasi maupun bangsa dan negara dan Allah SWT. Oleh karena itu, pejabat yang baru saja dilantik dituntut untuk tanggap terhadap perubahan, mempunyai cakrawala dan wawasan yang luas, ikhlas dan berintegritas, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan terhadap masyarakat.
Selain itu Husain mengingatkan Pejabat yang baru dilantik, agar Senantiasa mempelajari peraturan perundang-undangan, terutama yang berkaitan dengan produk-produk hukum Kementerian Agama, membekali dan meningkatkan pemahaman terhadap tugas dan fungsi serta visi dan misi organisasi sehingga diharapkan dapat meningkatkan kinerja ke arah yang lebih baik, melakukan konsolidasi, akselerasi, dan harmonisasi dalam rangka membentuk dan mewujudkan soliditas organisasi, dan menghidupkan suasana kerja yang penuh dengan kekeluargaan yang didasari pandangan dan pemikiran yang berbasis pada akhlaqul karimah.
Beliau juga berharap agar pelantikan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kinerja seoptimal mungkin, memperteguh komitmen, dedikasi dan profesionalisme terhadap tugas sesuai dengan aturan serta meningkatkan kerja sama yang baik diantara sesama pejabat dan staf. Dalam membangun sistem kerja dan mekanisme kerja, yang paling penting adalah membangun komunikasi secara horizontal dan vertikal. Jika kita tidak bisa membangun komunikasi tersebut, maka besar kemungkinan kita mengalami kegagalan dalam bekerja atau paling tidak pekerjaan kita dianggap tidak bisa optimal.
Dalam pelantikan tersebut Husain menjelaskan 3 masalah ya ng harus diperhatikan oleh pejabat yang baru dilantik:
Pertama, pelaksanaan program reformasi dan peningkatan kinerja di Kementerian agama telah dan akan selalu menjadi sorotan masyarakat dan hal itu akan menjadi tolak ukur kinerja Kementerian agama maka tingkatkan konsolidasi internal di masing-masing unit kerja, sehingga dapat dibangun komitmen, kesamaan gerak dan tindakan dalam melaksanakan visi dan misi serta program strategis Kementerian Agama.
Kedua, setiap pimpinan unit kerja mempunyai tanggung jawab terhadap program-reformasi birokrasi melalui pengarahan, pengawasan, dan pembinaan pegawai serta jangan lalai dan telat dalam mengindentifikasi dan memecahkan masalah yang timbul dalam melaksanakan manajemen organisasi yang transparan, bersih dan akuntabel.
Dan yang ketiga, harus ada perubahan pola pikir dan pola tindak disesuaikan dengan program-program, pelayanan dan peningkatan transparansi dan akuntabilitas publik terhadap setiap pelaksanaan tugas, serta peningkatan profesionalisme dan integritas pegawai melalui cara-cara yang memungkinkan dan sesuai dilingkungan kerja masing-masing. Memperkuat koordinasi, kerjasama dan sinergi dengan unit kerja terkait, baik dalam lingkup Kementerian Agama maupun dengan mitra kerja di luar kementerian Agama serta dengan masyarakat.
Dipenghujung acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan ucapan selamat dari seluruh anggotan yang hadir sekaligus makan bersama.


Minggu, 06 Januari 2013

Bapak Kakanwil Adakan Pembinaan Bagi Pegawai Kubu Raya

Posted On 17.20 by KUA Rasau Jaya 0 komentar

Sei. Raya (05/1) --- Bapak Kakanwil Kemenag Prop. Kalimantan Barat H.M. Husein D. Mahmud tadi malam hadir pada acara Malam Syukuran Dies Natalis Ke-2 Kemenag Kab. Kubu Raya dan HAB Kemenag RI Ke-67 Tahun 2013 yang bertempat di Aula Taman Safari Gardenia Jl. A. Yani II Sei. Raya Kubu Raya.

Kehadiran Bapak Kakanwil ditengah-tengah pegawai dan pejabat pada Kementerian Agama Kubu Raya tersebut selain untuk bersilaturrahmi, beliau juga menyempatkan diri melakukan pembinaan kepada seluruh pegawai yang ada di kemenag Kubu Raya.

Hadir pada Malam Tasyakuran sekaligus Pembinaan ini Bapak Kakankemenag Kab. Kubu Raya H. Ramli H.M. Said, kasubag TU H. Zainudin, Kasi Bimas Islam H. Mujib, Kasi Haji dan Umrah H. Nursahid, Kasi Pendais H. Syamsul Bahri, Penyelenggara Budha dan Khatolik, Seluruh Kepala KUA dan Kepala Madrasah, para guru serta staf pada Kementerian Agama Kab. Kubu Raya.

H. M. Husein D. Mahmud mengawali sambutan sekaligus pembeinaannya pada malam tersebut dengan sebuah informasi positif tentang kenaikan Dipa pada Kemenag prop. Kalbar. “Pada tanggal 19 Desember 2012 kemarin saya sudah menandatangani Dipa, dan al-hamdulillah Dipa kita ada kenaikan 31% dari Dipa sebelumnya, padahal perlu diketahui bahwa Dipa pada kanwil propinsi diluar Kalimantan Barat rata-rata mengalami penurunan”, terang beliau. “Kenaikan Dipa ini juga terjadi pada dipa kemenag kab. Kubu Raya”, lanjut beliau.

Berkaitan dengan dipa tersebut, beliau mengharapkan agar Kasubag TU Kubu Raya segera menyusun Petunjuk Operasional Kegiatan (POK) untuk Dipa tahun 2013 ini. Demikian itu diharapkan nagar penyerapan anggaran sesuai dengan yang direncanakan.

Pada kesempatan itu, H. M. Husein D. Mahmud juga mengucapkan selamat atas suksesnya kegiatan HAB di Kubu Raya, namun beliau mengharapkan agar pelaksanaan HAB mendatang lebih menyentuh masyarakat. “Kegiatan HAB ke-67 sudah selesei, tapi kalo saya amati, rata-rata kegaitan yang diagendakan masih fokus untuk pegawai Kemenag, maka saya berharap agar peringatan HAB tahun-tahun mendatang lebih menyentuh masyarakat, sebagai contoh adalah kegaiatn sunatan masal, atau bakti sosial atau sembako murah”, harap beliau.

Selanjutnya bapak Kakanwil juga mengingatkan kepada para guru dan kepala sekolah untuk meningkatkan kinerjanya. Banyak guru yang sudah disertifikasi, namun setelah diamati dan diteliti, ternyata guru-guru yang disertifikasi tersebut kinerjanya masih nol, terang H. Husein. Maka dari itu beliau mengharapkan agar kepala sekolah memberikan bimbingan kepada para guru dan hanya melihat jumlah kehadirannya tapi juga kualitas kerjanya, lanjut beliau.

Tidak ketinggalan pada kesempatan itu bapak Kakanwil memberikan motivasi kerja kepada para Kepala KUA di Kubu Raya, saat ini isue yang berkembang tentang KUA agar ditanggapi dengan tenang. Hendaknya kepala KUA tetap semangat bekerja sambil menunggu peraturan baru yang berkaitan dengan biaya nikah, semoga ada solusi terbaik, harap beliau.

Diakhir sambutan dan pembinaannya, bapak Kakanwil Kemenag Prop. Kalimantan Barat H.M. Husein D. Mahmud mengingatkan tentang PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang disiplin PegawaiNnegeri Sipil. Beliau sangat mengharapkan agar pegawai Kementerian Agama Kab. Kubu Raya trerus meningkatkan kinerjanya serta keaktifannya. Demikian itu karena, pada tahun-tahun mendatan penerapan PP ini akan semakin keras dan tegas, kata beliau.

Usai sambutan dan pembinaan dari Bapak Kakanwil, acara dilanjutkan dengan pembagian hadiah lomba-lomba yang sudah diselenggarakan selama peringatan HAB ke-67 dan Diesnatalis Kemenag Kubu Raya yang ke-2 tahun ini. (Sans).


Jumat, 07 September 2012

Pelantikan Eselon III dan IV dilinngkungan Kanwil Kemenag Kalbar

Posted On 22.51 by KUA Rasau Jaya 0 komentar



Mutasi dan promosi adalah suatu hal yang sangat wajar dalam organisasi modern, oleh sebab itu harus dimaknai sebagai suatu penugasan dalam rangka memberikan penyegaran dan menempatkan Sumber Daya Manusia sesuai dengan kebutuhan organisasi, sedangkan jabatan adalah sebuah penghargaan, kepercayaan, dan amanah yang harus dilaksanakan sebaik mungkin dan membawa konsekuensi tanggung jawab yang harus dipikul baik terhadap, masyarakat, bangsa, negara dan Allah SWT.
Oleh karena itu, aparat Kementerian Agama dituntut mempunyai cakrawala dan wawasan yang luas serta maju dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, khususnya terhadap masalah pelayanan dan kehidupan umat beragama.

Dalam rangka meningkatkan kinerja dan pelayanan aparat dilingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, maka pada hari selasa, 4 September 2012 pukul 09.00 Wib, Ka.Kanwil Kemenag Kalbar, H.M. Husain D Mahmud melantik 1 (satu) orang pejabat eselon III dan 4 (empat) orang pejabat eselon IV dilingkungan Kanwil Kemenag Prov. Kalbar yang dilaksanakan di aula Kanwil Kemenag Kalbar. Acara tersebut dihadiri oleh seluruh Kepala Bidang dan Pembimas dilingkungan Kanwil Kemenag Kalbar dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kota se-Kalimantan Barat sebagai pejabat eselon III dan seluruh pejabat eselon IV dilingkungan Kanwil Kemenag Kalbar.
Pejabat eselon III yang dilantik adalah H. Wildan, S.HI, Nip. 196210111984011001 Penata Tk.I (III/d) dari jabatan sebagai Kepala Subbagian Organisasi Tatalaksana dan Kepegawaian pada Kantor Wilayah Kementerian agama Provinsi Kalimantan Barat, selanjutnya dipindahkan dan diangkat menjadi Kepala Bidang Pekapontren pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat.
Adapun 4 pejabat eselon IV yang dilantik adalah 1). Drs. H. Tambihul Abdi, jabatan sebelumnya sebagai Kasi Penyuluh Haji dan Umrah Bidang Haji, Zakat dan Waqaf menjadi Kepala Seksi Kepenghuluan Bidang Urusan Agama Kanwil Kemenag kalbar; 2). Syakirin, S.HI, M.Ap jabatan sebelumnya sebagai KasubagTata Usaha Kan.Kemenag Kubu Raya menjadi Kepala Sub. Bagian Ortala dan Kepegawaian Kanwil Kemenag Prov.Kalbar; 3). Drs. H. Abdul Azis AL. Jabatan sebelumnya Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kota Pontianak menjadi Kasi Penyuluh Haji dan Umrah Bidang Haji, Zakat dan Waqaf Kanwil Kemenag Kalbar; 4). Kariyawati, jabatan sebelumya sebagai Pelaksana Bidang Pekapontren diangkat menjadi Kasi Pengembangan Santri Bidang Pekapontren Kanwil Kemenag Kalbar.
Dalam penanda tangana berita acara serah terima jabatan disaksikan oleh dua orang saksi yaitu Kepala Bagian Tata Usaha, Drs. H. Mustolih, M.Si dan Drs. H. Ridwansyah, M.Si. sedangkan yang bertugas sebagai pengukuhan sumpah jabatan oleh H. Rahmatullah, S.IP.
Sebelum acara pelantikan berakhir, Ka.Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, H.M. Husain D Mahmud memberikan sambutan sekaligus arahan kepada pejabat yang dilantik dan seluruh undangan yang hadir dalam acara tersebut. Dalam sambutannya Husain berpesan agar pejabat yang dilantik senantiasa mempelajari aturan-aturan hukum, terutama yang berkaitan dengan produk-produk hukum Kementerian Agama, membekali dan meningkatkan pemahaman terhadap tugas dan fungsi serta visi dan misi organisasi sehingga diharapkan dapat meningkatkan kinerja ke arah yang lebih baik, melakukan konsolidasi, akselerasi, dan harmonisasi dalam rangka membentuk dan mewujudkan soliditas organisasi, dan menghidupkan suasana kerja yang penuh dengan kekeluargaan yang didasari pandangan dan pemikiran yang berbasis pada akhlaqul karimah.
Selain itu beliau juga berharap agar pejabat Kementerian Agama lebih meningkatkan kinerja seoptimal mungkin, memperteguh komitmen, dedikasi dan profesionalisme terhadap tugas sesuai dengan aturan serta meningkatkan kerja sama yang baik diantara sesama pejabat dan staf. Dalam membangun sistem kerja dan mekanisme kerja, yang paling penting adalah membangun komunikasi secara horizontal dan vertikal. Jika kita tidak bisa membangun komunikasi tersebut, maka besar kemungkinan kita mengalami kegagalan dalam bekerja atau paling tidak pekerjaan kita dianggap tidak bisa optimal.


Sabtu, 28 Juli 2012

Rapat Persiapan Jamaah Haji Kalbar

Posted On 07.23 by KUA Rasau Jaya 0 komentar


Dalam rangka pemantapan persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1433 H / 2012 M, maka Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat menghadiri rapat bersama antara PPIHDProvinsi Kalimantan Barat denga Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Kamis, 19 Juli 2012 di Gedung DPRD Prov. Kalbar, Jalan A. YTani Pontianak.
Dalam sambutannya selaku Ketua PPIHD Kalimantan Barat, Drs Susanto Tri Nugroho menjelaskan bahwa Gubernur Kalimantan Barat telah menetapkan Kuota Jemaah haji kabupaten/Kota sesuai dengan jumlah penduduk dan pemeluk agama Islam dan keinginan umat Islam untuk menunaikan ibadah haji. Dalam keputusan tersebut disebutkan bahwa setiap kabupaten/kota mendapatakan Kuota jema’ah Haji dengan memeprthatikan prinsip keadilan dan profesinal. Keputusan tersebut diatas didasarkan atas UU Nomor 24 tahun 1956 tentang Pembentukan Otonomi provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan dan Kalimantan timur (Lembaran Negara Republik Indonesia No 65 tambahan Nomor 1106) .
Dalam keputusan Gubernur Kalimant Barat Nomor 391 /KESSOS/2012 tentang Penetapan Kuota calon jemaah haji tahun 2012 / 1433 H bahwa jemaah haji Kalimantan Barat berjumlah 2.339 orang dengan rincian sebagai berikut :Kota Pontianak = 729 Orang, Kab Sambas = 266 Orang,Kab Sanggau = 112 Orang, Kab Sintang 112 Orang, Kab Pontianak =153 Orang , Kab Kapuas Hulu=114 Orang , Kab Ketapang =225 Orang, Kab Landak = 29 Orang, Kab Bengkayang=49 Orang, Kota Singkawang =135 Orang, Kab Malawi=82 Orang,Kab Sekadau =51 Orang, Kab Kuburaya=179 Orang, dan Kab Kayong Utara=67 Orang serta ditambah dengan Jema’ah haji yang bertugas sebagai TKHD/TFHD Se-Kalbar 16 Orang. Keterangan tersebut di atas disampaikan oleh Drs Susanto Tri Nugroho selaku ketua penyelenggara Ibadah Haji Provinsi Kalimantan Barat thann 2012. Dalam rapat koordinasi persiapan penyelenggaraan haji 2012 antara Panitia Penyelenggaera dengan AnggotaDPRD Provinsi Kalimantan Barat, disepakati agar panitia penyelenggara ibadah haji daerah menyelenggarkan rapat bersama dengan instansi yang terkait sperti Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Kanwil Kementeriaj Agama Prov. Kalbar, Dinas Kesehatan dan Dinas Perhubungan. 
Sebagai upaya peningkatan pelayanan pelakasanan ibadah haji dilingkungan Provinsi Kalimantan Barat yang mesti dibahas adalah tentang evaluasi terhadap penyelanggaraan ibadah haji tersebut. Dalam rapat tersebut Anggota DPRD Krovinsi kalbar juga mengusulkan agar alokasi tambahan Kouta jema’ah haji kalbar untuk tahun yang akan dating ditambah jumlahnya , ungkapan ini disampaikan oleh Ketua Komisi D anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat. Sedangkan sebagai wujud untuk menyampaikan aspirasi masyarakat Kalimantan Barat tentang penyelenggaraan Ibadah Haji , maka anggota Komisi D DPRD Prov. Kalbar akan mengadakan kunjungan kerja ke Dirjen PHU Kemetrian Agama RI. Sebelum diskusi (dialog) dilaksanakan, Ketua PPIHD Prov. Kalbar menjelaskan bahwa penyelenggaraan ibadah haji merupakan tugas nasional yang harus kita sukseskan bersama dan menjadi tanggung jawab Pemerintah hal ini ssesuai dengan UUD Nomor 13 Tahun 2008 Junto UU Nomor 13 Tahun 2008 Junto UU Nomor 13 Tahun 2009 tentang pnyelenggaraan ibadah haji, Gubernur sebagai coordinator penyelenggaraan ibadah haji tingkat provinsi setiap tahunnya membentuk Panitia Penyelenggara Ibadah Haji daerah (PPIHD) Prov. Kalbar, agar penyelengaraan ibadah haji dapat berjalan dengan baik, tertib, aman, lancer sesuai dengan tuntunan agama islam. 
Adapaun langkah-langkah yang telah disiapkan oleh PPIHD Kalbar adalah Penetapan Kouta Calon Jema’ah Haji Kab / Kota Se kalbar Tahun 2012 M / 1433 H dengan Keputusan Gubernur Kalbar Nomor : 391 / Kesos / 2012;
Pembentukan Panitia Pengadaan Jasa Angkutan Lokal Ibadah Haji Daerah Provinsi Kalbar Tahun 1433 H/ 2012 M yang ditetapkan dengan keputusan Gubernur. Beliau juga menjelaskan bahwa Pemberangkatan Gelombang 1, tanggal 21 september 2012 s/d 5 Oktober 2012 dan Gelombang 11, tanggal 6 oktober 2012 s/d 14 oktober 2012. Sedangkan pemulangan Jamaah haji Kalbar dimulai tanggal 29 november 2012.
Selain itu beliau juga menyampaikan bahwa bahwa tugas-tugas PPIHD adalah mempersiapkan rencana kegiatan pelayanan dan perlindungan kepada calon jema’ah haji setiap tahunnya, menyelenggarakan kegiatan pemberangkatan dan pemulangan calon jema’ah haji dari Pontianak ke Batam (Embarkasi/Debarkasi Haji) sampai jema’ah haji kembali ke daerah dan mengkoordinasikan tugas-tugas kepanitian secara terpadu dengan instansi / satuan kerja perangkat daerah yang terkait.
Dalam penyelenggaraan ibadah haji pastinya ada permasalahan yang tidak dapat dihindarai seperti terbatasnya kuato jamaah haji pada waktu pemulangan dari batam ke Pontianak volume barang melebihi ketentuan berlaku, masih terdapat jamaah haji yang kurang displin terlambat dalam keberangkatan dan pemulangan masih tingginya jemaah haji yang lanjut usia dan Kurang tertibnya pedagang kaki lima diasramah haji Pontianak


Sumber : www.kalbar.kemenag.go.id


Minggu, 15 Juli 2012

KUA Dan Keluarga Sakinah Teladan Kalbar

Posted On 20.29 by KUA Rasau Jaya 0 komentar

Dalam rangka menigkatkan tugas dan fungsinya sebagai Kepala KantorUrusan Agama (KUA) khususnya di bidang layanan nikah dan rujuk, maka Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat melaksanakan program pemilihan KUA kecamatan teladan tingkat provinsi Kalimantan Barat. Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 76 Tahun 2009 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penilaian KUA Kecamatan Sebagai Unit Masyarakat di Lingkungan Departemen Agama dan Keputusan Menteri Agama Nomor 17 Tahun 2007 tentang Pedoman Penilaian Kinerja Unit Pelayanan Masyarakat di Lingkungan Dapartemen Agama.
Sedangkan untuk mendorong masyarakat untuk melaksanakan dan mewujudkan keluarga sakinah sesuai dengan ajaran dan syari’at Islam, maka Bidang Urai Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat menyelengarakan pemilihan Keluarga Sakinah tingkat Provinsi, kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor : 400 /564 / 111 / Bangda / 1999 tentang Gerakan Keluarga Sakinah danSurat Direktorat Jendral Bimbingan Masyarakat Islam Nomor : Dj.11.2 / 2 / OT.01.2 / 524 / 2011 tanggal 17 Maret 2011 tentang Pemilihan Keluarga Sakinah Teladan Tingkat Nasional Tahun 2011. Serta Surat Keputusan Kepala Kantor Wilayah Kemetrian Agama Provinsi Kalimantan Barat Nomor : 199 Tahun 2012 tanggal 15 Maret 2012 tentang Penetapan Dewan Juri Penilaian Keluarga Sakinah Teladan Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2012.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat H.M. Husain D Mahmud menjelaskan bahwa kedua kegiatan ini merupakan kegiatan unggulan bidang urusan Agama Islam Kementerian Agama, karena kegiatan tersebut merupakan program prioritas ayang diselenggarakan seararutin baik di tingkat Provinsi maupun tingkat Nasional, hal ini disampaikan oleh beliau pada acara Pengukuhan KUA teladan dan Keluarga Sakinah teladan yang dilaksanakan di Hotel Merpati Pontianak, kamis 12 Juli 2012.
Husain juga berharap dengan dilaksanakannya kegiatan ini dapat memberikan motifasi kepada masyarakat khususnya di masyarakat muslim diKalimantan Barat untuk meningkat kan upaya pemehaman nilai nilai keimanan, ketagwaan dan akhlak mulia dalam rangka meningkatkan kualitas kehidupan keluarga dan masyarakat. Beliau juga menambahkan “Melalui gerakan keluarga sakinah teladan baik pusat maupun daerah, dapat mendorong sewmua keluarga itu menjadi keluarga sakinah yang mendapat bimbingan dan tuintunan dari Allah, SWT”.
Daftar urutan KUA teladan Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2012 M. Ichsanuddin, S. HI (Kepala KUA Kec.Rasau Jaya Kab.Kubu Raya)Drs. Hakiman (Kepala KUA Kec. Sambas Kab.Sambas)Almahdi Akbar, Lc (Kepala KUA Kec.Sukadana Kab.Kayong Utara)Suprapto, S. Pd.1 (Kepala KUA Kec. Sekadau Hilir Kab. Sekadau)Sutisna (Kepala KUA Kec. Sintang Kab. Sintang)Didin Setiawa, S. Sos. 1 (Kepala KUA Kec. Bengkayang Kab. Bengkayang)Nuryanto, S. Ag (Kepala KUAKec. Belimbing Kab. Melawi)Supriadi, S. Ag (Kepala KUA Kec. Boyan Tanjung Kab. Kapuas Hulu)Aminuddin, S. Ag (Kepala KUA Kec. Tayan Hulu Kab. Sanggau)Darwin, S. HI (Kepala KUA Kec. Mempawah Hilir Kab. Pontianak)Musa, S. Pd. 1 (Kepala KUA Kec. Pontianak Barat Kota Pontianak)Muchlis, S. Ag (Kepala KUA Kec. Ngabang Kab. Landak)Drs. Marhola (Kepala KUA Kec. Singkawang Tengah Kota Singkawang)Abdullah Sani, S. Ag (Kepala KUA Kec.Manis Mata Kab. Ketapang)
Sedangkan untuk Keluarga sakinah teladan sebagai berikut : Kota singkawang: Hj. Budi Pudjianti Bsc / DR (Hc). Dr. H. Sumardi, M.Si (6716), terbaik I, Kab . pontianak Hj. Westi Anas, S.IP/ Ir. H. Anasril Rabain (6564), terbaik II, Kota pontianak Dra Hj siti Aldjumhuriyah / Drs. H. Iskandar Zulkarnain, MM (6536) terbaik III. Kab. Kapuas Hulu Hj Irawati / H. Ahmad Taufik (6414) harapan I. Kab. Benkayang Hj Salimah / H.M Ahsan (6325)hrapan II. Kab Sintang Hj. Yulida / H. Sofyan Hamzah S.Pd (6310) harapan III.
Kepada para KUA dan Keluarga Sakinah terbaik diberikan Piala dan Uang pembinaan yang diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat yang disaksikan oleh Kepala Bidang Urais dan Kepala Bidang dan Pembimas serta Ka.Kandepag Kemenag Kab. Kota sekalimantan Barat.


Senin, 09 April 2012

Kakanwil Kemenag Prov. Kalbar Buka Rakor Urais

Posted On 16.37 by KUA Rasau Jaya 0 komentar


Pontianak,(7/4) --- H. Daeng Husin D. Mahmud selaku Kakanwil Kementerian Agama Prop. Kalbar pada hari ini membuka Rapat Koordinasi Pejabat Urusan Agama Islam Dan Sosialisasi Program Kerja Dan Anggaran Urais kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat yang bertempat di hotel Merpati jln. Imam Bonjol Pontianak.

Hadir pada malam pembukaan itu Kabag TU Kanwil Kemenag Prop. Kalbar, Para Kabid, Para Kasi serta seluruh Kepala KUA se-propinsi Kalimantan Barat sebagai peserta.

Setelah pembacaan Kalam Ilahi, acara dilanjutkan dengan laporan dari Kabid Urais Drs. H.M. Yunus HS sekaligus ketua panitia rakord tersebut. “Rakord pejabat Urais ini dilakukan dengan dasar undang-undang tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Rakord ini mempunyai tujuan untuk menyatukan persepsi bagi pejabat di lingkungan urusan agama islam”. terang H. Yunus

“Adapun peserta dalam rapat koordinasi ini adalah seluruh Kepala KUA se-Kalimantan Barat”. Lanjut beliau. “ selain itu, mala mini juga akan dilaksanakan pembagian hadiah begi peserta lomba karya ilmiah dan kiraatul kutub”, tukasnya.

Usai laporan dari ketua panitia tersebut, Hj. Kasnawati Kasi Pemberdayaan Keluarga Sakinah membacakan Surat Keputusan tentang juara lomba karya ilmiah dan kiraatul kutub yang dilanjutkan dengan pembagian hadiah bagi para juara dari kedua lomba tersebut.

H. Daeng Husin D. Mahmud, Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat mengawali arahannya dengan informasi tentang hasil survei KPK di akhir tahun 2011 yang lalu bahwa Kementerian agama mengalami penurunan dalam indeks integritas kepuasan masyarakat.

Menurut beliau, ada tiga hal yang menjadi sorotan dari KPK yaitu perpanjangan izin KBIH dan PIHK serta administrasi di KUA. “Yang menjadi focus dalam survey tersebut adalah perpanjangan izin KBIH dan PIHK serta administrasi di KUA. Kalau KBIH dan PIHK Kalimantan Barat tidak ada masalah, namun yang paling kelihatan di Kalbar adalah tentang biaya nikah di KUA”. Jelas beliau.

“Sebagaimana kita tahu bahwa daam PP Nomor 51 tahun 2000 disebutkan bahwa biaya pencatatan nikah adalah sebesar 30.000,- maka hal ini harus difahami oleh pegawai KUA. Salah satu solusinya adalah diusahakan pelaksanaan nikah di kantor saja pada jam kerja, bukan di luar kantor”. Tutur beliau.

“Permasalahan ini sudah dikaji oleh Kementerian agama pusat, dan kita harapkan nanti ada solusi dan regulasi yang jelas sehingga   permasalahan ini segera akan berakhir”. Harap beliau.

Setelah memberikan arahan dan pencerahan kepada seluruh Kepala KUA dan Kasi Urais se-Kalimantan Barat, H. Husin D. Mahmud dengan mengucapkan “Bismillahirrahmaanirrahiim” beliau membuka kegiatan Rapat Koordinasi Pejabat Urusan Agama Islam Dan Sosialasi Program Kerja Dan Anggaran Urais Kantor Wilayah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2012.